DEMONSTRASI DI FIP UNM, MARI BERPIKIR ULANG

Hari ini sekitar pukul 09:30 di halaman antara gedung HM dan HL Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar terjadi sebuah demonstrasi. Saya yang saat itu berada di gazebo bersama teman-teman saat demonstrasi tersebut berlangsung sempat bingung. Apalagi yang mereka tuntut? Namun kebingungan ku segera terjawab setelah si jagoan sudah mulai berkoar-koar tidak jelas. Ternyata mereka menuntut agar kenaikan harga BBM dibatalkan. Saya sempat bertanya ke seorang teman mengapa mereka mengadakan demo di kampus kita, kalau tuntutan mereka seperti itu. Memangnya kalau berdemo di kampus, kenaikan harga BBM dibatalkan? Apa mereka tidak salah lokasi? Teman ku pun menjelaskan, biasanya mereka memulai demonstrasi di kampus untuk mencari simpatisan sebelum terjun langsung ke lapangan. Sesuatu hal yang aneh menurut saya. Saya pikir bukan simpatisan yang mereka dapatkan melainkan rasa jengkel dari orang-orang yang terganggu akibat ulah mereka. Bagaimana tidak jika masih pagi sudah membuat keributan. Apa mereka tidak memikirkan kawan mereka yang sedang ada kuliah? Saya yang saat itu sedang tidak ada kuliah merasa sangat terganggu, apalagi mereka yang sedang kuliah. Belum lagi asap motor mereka, mirip orang yang sedang fogging membuat polusi udara saja. Sangat lucu melihat tingkah mereka tersebut. Mereka menuntuk agar harga BBM batal dinaikkan tapi mereka sendiri malah menyia-nyiakan bahan bakar.

Saya bukannya mendukung pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Saya juga tidak ingin pemerintah menaikkannya sebab tentunya akan mempengaruhi segala sektor kehidupan. Seperti efek domino, ketika satu jatuh maka yang lainnya pun akan ikut jatuh. Tapi marilah kita berpikir sedikit realistis. Harga minyak dunia sekarang ini sedang melambung, maka menurut saya agak realistis lah jika pemerintah berniat menaikkan harga BBM. Namun jika masih ada solusi selain menaikkan harga BBM tentu akan lebih baik lagi. Nah, bagi yang merasa kaum yang terpelajar lebih baik kalian membantu pemerintah memikirkan solusi lain tersebut daripada turun ke jalan dan menganggu masyarakat yang lain. Atau jika memang tidak ada jalan selain menaikkan harga BBM, maka marilah kita membuat langkah strategis yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk meminimalisasi dampak dari jika harga BBM naik. Salah satu langkahnya menurut saya adalah dengan mengontrol semua SPBU untuk mencegah adanya penimbunan BBM sehingga tidak menimbulkan masalah baru. Bukan rahasia lagi bagi kita, jika ada rencana kenaikan harga BBM maka akan menimbulkan niatan-niatan oknum-oknum SPBU nakal ataupun masyarakat yang mencari keuntungan dalam kesempitan sebelum pemerintah benar-benar menaikkan harga BBM. Kemungkinan yang terjadi adalah mereka akan menimbun BBM hingga menimbulkan kelangkaan BBM ataupun pembatasan BBM, yang kemudian akan dijual saat harga BBM telah resmi dinaikan.

Khaerunnisaa

Mahasiswi Semester IV Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar.

*gambar segera menyusul ^^

Silahkan mengcopy dan memperbanyak artikel ini
dengan mencantumkan sumbernya yaitu : http://www.catatankhaerunnisaa.wordpress.com

 Ingat etika dalam mengcopy ya :) selalu cantumkan sumber tempat anda mengcopy

Categories: cuap-cuap, the orange campus | Tags: , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: