Detoksifikasi dan Penyembuhan Penyakit

Tubuh sama seperti rumah, sampah yang menumpuk dalam tubuh harus dibuang agar tubuh nyaman dan sehat.

Hal yang selalu kita dengar dari orang yang menderita suatu penyakit ialah “Saya harus makan apa supaya sembuh?” Atau “Obat apa yang baik bagi sakit saya ini?”

Memang benar dalam hal kesehatan, apa yang kita makan akan memengaruhi kesehatan kita, dengan demikian tentu ada makanan yang dapat mendukung kesehatan kita supaya bisa sembuh dari penyakit tertentu. Namun demikian ada hal lain yang tidak kalah penting lagi ialah Apa yang harus tidak kita makan, supaya dapat terhindar dari suatu penyakit.

Secara sederhana bisa digambarkan seperti ini: supaya rumah kita nyaman dan bersih teratur, bukan hanya perabot apa yang harus kita pasang di rumah, tetapi juga perabot apa yang harus dibuang, sampah-sampah/ rongsokan apa yang harus dibuang supaya rumah kita menjadi bersih dan nyaman.

Tubuh kita juga memiliki persamaan dengan rumah tadi, semua sampah yang menumpuk dalam tubuh harus dibuang dan peralatan/ organ yang sudah rongsok harus diperbaiki supaya kita dapat memiliki tubuh yang nyaman dan sehat.

Atau ilustrasi lain: Apa yang akan kita lakukan apabila kaki kita tertusuk paku? Untuk menghilangkan rasa sakit yang timbul, kita bisa saja makan obat penahan rasa sakit. Tentu diperlukan banyak sekali obat penahan rasa sakit untuk kaki yang tertusuk paku tadi. Tindakan kedua yang bisa kita lakukan ialah mencabut paku yang tertancap di kaki tadi supaya sakitnya juga hilang.

Mengatasi sumber penyakit

Ilustrasi ini menggambarkan paku sebagai sumber penyebab penyakit, dan itu dapat berupa kuman, alergi oleh makanan, logam berat, racun, dan sebagainya. Sementara obat penahan rasa sakit pada tindakan pertama tadi bisa kita artikan sebagai makanan atau nutrisi yang kita makan.

Penyakit yang berat biasanya disebabkan oleh kombinasi dari berbagai faktor hadirnya racun-racun yang merugikan tubuh dan faktor kurangnya unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tubuh serta faktor dari gabungan keduanya. Oleh karena itu tentu tidak realistis kalau kita berharap penyembuhan penyakit ini hanya mengandalkan satu jenis penanganan untuk penyembuhannya.

Jika kaki kita tertusuk oleh tiga paku, maka kita tentu harus mencabut ketiga paku tersebut. Kita tidak bisa hanya mencabut dua, lalu membiarkan sisa satu dan berharap sakitnya tinggal sepertiganya saja, lalu sakit yang sepertiga itu kita ditutupi dengan obat penahan rasa sakit.

Paku-paku ini kita ibaratkan sebagai faktor-faktor yang menyebabkan seseorang sakit. Kita tidak bisa memilih hanya mau membuang dua faktor saja yang menyebabkan kita sakit. Misalnya kita memilih: kita mau menghindari gorengan saja, dan kita juga mau berolah raga saja, tapi kita tidak mau membuang paku ketiga yaitu tidak mau makan sayur atau buah, misalnya, maka hasil akhirnya kita akan tetap tidak bisa sehat total.

Menyembuhkan secara holistik

Jadi kalau bicara kesehatan, ini berarti holistik dan tidak bisa hanya berharap kepada satu faktor saja. Salah satu paku yang harus dicabut yaitu bagaimana kita mendukung tubuh kita untuk mengurangi bahan-bahan beracun yang tidak baik bagi tubuh, atau sering juga disebut sebagai Detoksifikasi.

Kita hidup di dunia yang makin tidak bersahabat, keadaan lingkungan seperti pencemaran udara, air, pencemaran bahan makanan oleh berbagai zat kimia berbahaya yang sulit kita hindari dan lain sebagainya. Itu membuat kita harus makin memerhatikan serta membantu sistem detoksifikasi dalam tubuh kita untuk bekerja lebih efisien melalui pemberian nutrisi yang optimal untuk meningkatkan daya detoksifikasi oleh tubuh.

Kalau bicara detoksifikasi, biasanya yang terbayang adalah, minum air putih/ atau jus buah, atau rendam kaki dengan obat, dan lain-lain. Tapi kalau kita ingat bahwa kesehatan itu adalah holistik, maka detoksifikasi ini bukan hanya urusan minum sesuatu saja, tapi detoksifikasi adalah satu rangkaian kegiatan atau satu paket yang akan kita lakukan untuk membantu tubuh membuang racun yang menumpuk dalam tubuh.

Yang dilakukan oleh detoksifikasi

Kegiatan yang dilakukan dalam melakukan detoksifikasi meliputi:

  • Menghindari diri dari racun, alergen, zat-zat yang tidak diinginkan dan berlebihan masuk ke dalam tubuh melalui makanan. Ini adalah tindakan preventif.
  • Membantu organ pembersih dalam tubuh untuk membuang sampah-sampah beracun seperti sampah sisa pencernaan, lemak jahat, logam berat, dan racun-racun lainnya. Ini adalah tindakan optimalisasi.

Penopang di luar makanan agar kegiatan detoksifikasi dapat berjalan secara optimal. Ini adalah tindakan supporting atau pendukung.

Pengkonmsumsian herbal salah satunya dengan mengkonsumsi kapsul exitox setiap hari merupakan salah satu cara yang dapat langsung melakukan tindakan preventif, tindakan optimasasi, dan tindakan pendukung.

Kapsul exitox adalah ramuan ekstrak herbal pilihan yang terbuat dari kunyit, katuk, pegagan, sambiloto dan manggis yang memiliki fungsi melalukan detokfikasi, yaitu membersihkan tubuh dari racun/toksin/zat berbahaya yang menjadi penyebab berbagai macam penyakit.

Exitox bekerja dengan cara menyerap toksin/racun yang ada pada organ-organ tubuh maupun pembuluh darah lalu mengeluarkannya melalui feses, urin dan keringat. Dengan dibersihkannya racun dalam tubuh, maka organ-organ tubuh yang tadinya terganggu karena toksin/racun akan dapat berfungsi kembali dan bekerja dengan baik.

Exitox, Kapsul Detox

Referensi:

http://sinarharapan.co/sehat/read/140319008/detoksifikasi-dan-penyembuhan-penyakit-bag-1

Categories: cuap-cuap, Info | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: